Teknologi

China Produksi 30 Ribu Unit Mobil Hidrogen, 70% Komponennya Lokal

Laporan industri menyebutkan China telah memproduksi sekitar 30.000 kendaraan hidrogen dengan kandungan komponen lokal mencapai 70%

Laporan industri menyebutkan China telah memproduksi sekitar 30.000 kendaraan hidrogen dengan kandungan komponen lokal mencapai 70%

Laporan Industri Ungkap Angka Produksi dan Kandungan Lokal

Menurut Hydrogen Fuel Cell Vehicle Industrialization Development Report 2025 yang dirilis baru-baru ini, total armada kendaraan hidrogen di Tiongkok telah mencapai sekitar 30.000 unit—angka ini masih di bawah target awal pemerintah yang sebesar 50.000 unit. Laporan tersebut juga menyoroti bahwa lebih dari 70 persen komponen inti kendaraan hidrogen diproduksi secara lokal, mencerminkan kemajuan nyata dalam kemampuan manufaktur domestik untuk teknologi sel bahan bakar hidrogen.

Data Produksi dan Penjualan Terbaru

untuk tahun 2024, produksi kendaraan hidrogen di Tiongkok mencapai 5.548 unit, dengan penjualan sekitar 5.405 unit. Memasuki paruh pertama tahun 2025, angka produksi tercatat sebanyak 1.364 unit dan penjualan 1.373 unit—namun mengalami penurunan sekitar 47 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Tantangan Industri dan Potensi Pengembangan ke Depannya

Meskipun pencapaian dalam produksi dan lokalitas komponen menggembirakan, laporan menyebutkan bahwa tantangan tetap ada. Beberapa di antaranya adalah tinggi biaya produksi, ketahan­an material sel bahan bakar, dan infrastruktur pengisian ulang hidrogen yang belum tersebar merata di seluruh wilayah Tiongkok.

Terutama untuk kendaraan kelas berat—misalnya truk bermuatan sekitar 49 ton—sistem sel bahan bakar menyumbang sekitar 53 persen dari total biaya pembuatan, sementara sistem penyimpanan hidrogen menambah sekitar 14 persen. Proyeksi dalam laporan menyebutkan bahwa dengan kemajuan teknologi dan produksi dalam skala besar, biaya sistem sel bahan bakar ini bisa turun lebih dari 40 persen pada tahun 2027.

Strategi Menuju Ekspansi Pasar

Untuk mempercepat industrialisasi kendaraan hidrogen, laporan menekankan pentingnya koordinasi dalam rantai pasok industri—termasuk penyediaan komponen lokal, pengembangan teknis, dan penerapan ulang skenario penggunaan di berbagai sektor. Selain itu, pembangunan infrastruktur terkait—seperti stasiun pengisian ulang hydrogen—diharapkan menjadi prioritas agar adopsi di tingkat konsumen dan komersial dapat meningkat secara substansial.