Pemprov Kalteng Dorong Brand Lokal melalui HIPMI sebagai Target Utama Hilirisasi
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong peran HIPMI sebagai mitra strategis dalam menciptakan brand lokal guna mendukung hilirisasi industri di daerah.
Dorong Brand Lokal, Pemprov Kalteng Libatkan HIPMI
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Pemprov Kalteng menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia HIPMI sebagai mitra strategis dalam mendorong hilirisasi produk lokal. Upaya ini dicetuskan dalam rangka memperkuat branding usaha daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah industri berbasis sumber daya lokal.
Langkah Strategis Pemerintah Daerah
Pemprov Kalteng berencana mengimplementasikan serangkaian kebijakan dan program yang mendukung usaha lokal, antara lain pendampingan produksi, sertifikasi mutu, pemanfaatan teknologi, serta kemudahan akses perizinan. Tujuan utamanya adalah agar produk lokal memiliki daya saing kuat di pasar domestik dan luar negeri.
Peran HIPMI yang Diandalkan
HIPMI dipandang sebagai organisiasi yang mampu menghubungkan pengusaha muda lokal dengan berbagai ekosistem usaha, termasuk investor dan pelaku rantai pasok. Peran HIPMI dianggap vital untuk memperkenalkan brand lokal melalui inovasi, pemasaran digital, serta kolaborasi lintas sektor.
Hilirisasi sebagai Pondasi Ekonomi
Hilirisasi menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memberikan nilai tambah terhadap sumber daya alam dan hasil produksi lokal. Dengan mendorong agar produksi tidak hanya berhenti pada tahap bahan baku, tapi juga olahan dan produk jadi, diharapkan akan membuka lapangan kerja, memperkuat daya saing, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
Tanggapan Stakeholder
Para pengusaha muda melalui HIPMI menyambut baik inisiatif Pemprov. Beberapa mengharapkan dukungan operasional nyata seperti pelatihan pengolahan, akses pasar, dan subsidi alat produksi. Sementara itu pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan regulasi dan fasilitas publik mendukung penuh terciptanya ekosistem usaha yang kondusif.
Manfaat Jangka Panjang
Penerapan strategi brand lokal dan hilirisasi produk diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan: peningkatan ekspor, penguatan basis industri kreatif, pengurangan ketergantungan terhadap komoditas mentah, serta pertumbuhan usaha mikro dan kecil. Semua ini akan menyumbang pada visi Pemprov Kalteng mewujudkan ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berdaya juang tinggi.