Hiburan

Migi Rihasalay dan Suami Rayakan Tahun Baru 2026 dengan 1.000 Lilin sebagai Simbol Harapan

Desainer Migi Rihasalay dan pasangan memilih perayaan sederhana, memfokuskan doa dan empati bagi warga terdampak bencana

Desainer Migi Rihasalay dan pasangan memilih perayaan sederhana, memfokuskan doa dan empati bagi warga terdampak bencana

Perayaan Tahun Baru dengan Makna Mendalam

Desainer kondang Migi Rihasalay bersama suaminya, Andrew James, merayakan pergantian tahun ke 2026 dengan cara yang berbeda. Mereka memilih untuk menyalakan 1.000 lilin sebagai simbol cahaya dan harapan, serta mengundang kerabat dan sahabat dekat untuk bersama-sama menyambut tahun baru dalam suasana sederhana namun penuh makna.

Empati terhadap Korban Banjir dan Longsor

Perayaan tersebut tidak hanya sebagai wujud syukur atas tahun yang baru, tetapi juga sebagai bentuk empati terhadap korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menurut Migi, penderitaan di ketiga provinsi tersebut merupakan bagian dari duka seluruh masyarakat Indonesia.

Lokasi Eksotis dan Pembacaan Doa

Lokasi yang dipilih untuk merayakan malam pergantian tahun adalah Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dan Kampung Joglo di Kabupaten Pandeglang, Banten. Suasana dipenuhi nuansa doa, pembacaan lagu kebangsaan "Indonesia Pusaka", serta perayaan yang jauh dari kemewahan, lebih menitikberatkan pada keikhlasan dan solidaritas.

Lilin sebagai Simbol Harapan dan Keikhlasan

Bagi Migi, lilin selain sebagai penerang secara literal, juga membawa pesan kedamaian, keikhlasan, dan kehidupan baru. Dengan lilin, ia berharap warga yang terdampak bencana memiliki semangat, keikhlasan menghadapi cobaan, dan harapan menuju pemulihan.

Keterlibatan dalam Pelestarian Lingkungan dan Proyek Rumah Joglo

Migi dan Andrew James juga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui pilihan tema dan lokasi. Sejak sekitar delapan tahun lalu, mereka mengumpulkan kayu jati dari Jepara untuk pembangunan Kampung Joglo, sebuah kompleks rumah joglo di Pantai Tanjung Lesung, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai wisata di Pandeglang.

Refleksi Akhir Tahun 2025

Perayaan akhir tahun ini menurut Migi terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia menekankan bahwa nuansa berduka dan kesederhanaan mendominasi karena keprihatinan terhadap mereka yang sedang berjuang akibat bencana. Dalam melalui malam pergantian tahun, doa dan solidaritas menjadi inti acara, bukan kemeriahan.