Teknologi

Hyundai Persiapkan Ioniq 3: EV Kompak Futuristik dengan Teknologi 800V

Hyundai Ioniq 3 akan hadir sebagai hatchback EV kompak dengan arsitektur 800V dan selisih harga di Eropa yang lebih terjangkau.

Hyundai Ioniq 3 akan hadir sebagai hatchback EV kompak dengan arsitektur 800V dan selisih harga di Eropa yang lebih terjangkau.

Gambaran Umum Ioniq 3

Hyundai, produsen otomotif asal Korea Selatan, tengah menyiapkan peluncuran model listrik baru bernama Ioniq 3, yang bakal menjadi kendaraan listrik EV paling kompak dan terjangkau dalam lini Ioniq. Model ini ditargetkan sebagai alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan Kona Electric dan sebagai pesaing bagi EV kompak populer di Eropa seperti Volkswagen ID.2 dan Renault 5 EV.

Desain dan Identitas Visual

Meski belum resmi diluncurkan, Ioniq 3 telah tertangkap kamera saat uji jalan dengan kamuflase tebal, memperlihatkan bentuk hatchback aerodinamis. Desainnya mengusung filosofi "Aero Hatch", yang pertama kali diperkenalkan lewat Concept Three di Munich, serta filosofi visual "Art of Steel" khas Ioniq — elemen termasuk spoiler ducktail dan piksel parametrik di eksteriornya. Identitas visual khas Ioniq seperti garis tajam tetap dipertahankan.

Teknologi & Spesifikasi Teknis

Ioniq 3 akan memakai platform listrik Hyundai-Kia dengan sistem tegangan 800 V, memungkinkan pengisian daya ultra-cepat — keunggulan penting di kelas EV kompak. Varian baterai diperkirakan hadir dalam dua kapasitas: opsi standar sekitar 58,3 kWh dan versi Long-Range hingga 81,4 kWh. Dengan baterai paling besar, mobil ini bisa menempuh hingga sekitar 587 km berdasarkan standar WLTP.

Strategi Produksi dan Pasar

Produksi Ioniq 3 direncanakan dimulai di Turki pada awal tahun 2026. Peluncurannya sebagai model tahun 2026 dengan fokus pasar utama di Eropa. Harga awalnya diperkirakan sekitar €29.300 setara dengan Rp500 jutaan, menjadikannya opsi yang lebih terjangkau dibandingkan Kona Electric.

Posisi dalam Lini Produksi dan Kompetisi Pasar

Sebagai adik dari Ioniq 5, Ioniq 3 ditempatkan untuk mengisi segmen harga dan ukuran yang lebih rendah. Hyundai berharap model ini dapat mengisi celah di segmen EV kecil dengan permintaan tinggi di Eropa dan memperluas penetrasi pasarnya terhadap pesaing seperti ID.2 dan Renault 5 EV.