James Alyn dan PREP Rilis “Don’t Worry”: Kolaborasi Lintas Benua yang Manis dan Segar
Kolaborasi antara James Alyn dan PREP membuahkan lagu baru penuh emosi, terinspirasi dari kisah nyata penggemar
Sinergi Artistik dari Asia dan Inggris
Penyanyi solo asal Thailand, James Alyn, dan band pop Inggris, PREP, resmi merilis single baru berjudul "Don’t Worry" pada 17 Desember 2025. Lagu ini menandai sebuah kolaborasi lintas benua yang menyuguhkan kombinasi elemen musikal dari soft pop, funk, serta soul, sambil tetap menonjolkan karakter vokal khas James Alyn. Ciri khas PREP berupa elemen instrumental yang timeless menjadi pengiring latar yang memperkaya keseluruhan atmosfer lagu.
Inspirasi dari Pengalaman Penggemar
Menurut James Alyn, inspirasi untuk mencipta lagu ini muncul dari pengalaman pribadinya berinteraksi dengan seorang penggemar yang menyatakan bahwa musik-musiknya telah membantu melewati masa-masa sulit. Ia berharap bahwa “Don’t Worry” dapat menjadi obor penerangan bagi mereka yang membutuhkan ketenangan dan semangat. Lirik seperti "Even in another life, you can find me by your side" memperjelas komitmennya untuk tetap hadir dalam suka maupun duka para penggemar.
Proses Kreatif yang Tak Direncanakan
Kelahiran lagu ini diawali dari kejadian spontan: saat James Alyn membuka konser PREP di Taipei, mereka melakukan sesi jamming di rumah musisi Kuo dari Sunset Rollercoaster tanpa niat menjadikan materi tersebut sebuah karya resmi. Setahun kemudian, Alyn menemukan voice memo dari sesi itu dan memutuskan menyusun sisa lagu dari bahan tersebut hingga akhirnya menjadi "Don’t Worry".
Fase Baru dalam Karier James Alyn
Momen kolaborasi ini juga terjadi di tengah perkembangan signifikan dalam karier James Alyn. Setelah bubarnya duo HYBS—yang sebelumnya menempatkan namanya di kancah internasional—ia kini memilih jalur solo untuk mengeksplorasi kreativitas musikalnya. Selama fase ini, ia memadukan nuansa nostalgia dengan inovasi baru dalam materi-materinya, dan performanya selalu didukung band pengiring yang telah bersamanya lebih dari sebelas tahun untuk menciptakan pengalaman konser yang imersif bagi para pendengar.