10 Karya Ikonik Wim Wenders: Memahami Sang Presiden Juri Berlinale 2026
Mengenal lebih dalam 10 film penting Wim Wenders sebagai persiapan sebelum memimpin juri Berlinale ke-76.
Wim Wenders sebagai Presiden Juri Berlinale 2026
Berlin International Film Festival Berlinale ke-76 akan berlangsung pada 12 hingga 22 Februari 2026, dengan Wim Wenders ditunjuk sebagai Presiden Juri Kompetisi Utama. Wenders, yang berprofesi sebagai sineas dan fotografer, memiliki karier lebih dari enam dekade, dikenal dengan sensitifitas terhadap relasi antar manusia dan upaya mencari makna hidup lewat karya-karyanya.
10 Karya Penting Wim Wenders
Berikut rangkuman sepuluh film ikonik Wesnders yang mencerminkan ragam genre dan tema, yang menurut laporan media, mewakili puncak kreatifitasnya.
- Buena Vista Social Club 1999 – Dokumenter yang mendokumentasikan aktivitas musisi Ry Cooder dalam menghidupkan kembali legenda musik Kuba pasca-revolusi 1959. Film ini turut masuk nominasi Oscar.
- Perfect Days 2023 – Kisah tentang Hirayama, seorang pembersih toilet di Tokyo, yang menemukan kebahagiaan melalui rutinitas sederhana. Film ini juga dipilih sebagai wakil Jepang di ajang Oscar dan mencatat kemenangan Best Actor di Cannes.
- The Salt of the Earth 2014 – Dokumenter yang menggambarkan kehidupan fotografer Sebastião Salgado yang selama puluhan tahun menangkap potret kemanusiaan dan keindahan alam. Film ini juga berhasil meraih nominasi Oscar untuk kategori dokumenter terbaik.
- Paris, Texas 1984 – Cerita tentang Travis, yang setelah empat tahun menghilang muncul kembali dari gurun Texas dan berusaha memperbaiki hubungan dengan putranya serta menemukan istrinya yang hilang. Film ini mendapatkan penghargaan Palme d’Or di Cannes.
- Wings of Desire 1987 – Drama romantis fantasi berlatar Berlin sebelum runtuhnya Tembok Berlin, mengenai malaikat yang mengawasi manusia. Konflik muncul ketika sang malaikat memilih menjadi manusia demi cinta.
- Faraway, So Close! 1993 – Sekuel dari Wings of Desire, yang berfokus pada cerita dari malaikat Cassiel yang turun ke dunia manusia setelah runtuhnya tembok Berlin, menghadapi dilema moral dan kriminal.
- Until the End of the World 1991 – Film fiksi ilmiah yang mengeksplorasi obsesi manusia terhadap penglihatan, citra visual, dan teknologi. Tokoh utama, Claire, terlibat dalam petualangan terkait uang hasil perampokan dan perangkat perekam mimpi.
- The American Friend 1977 – Thriller moral di mana seorang pembingkai lukisan, dipengaruhi oleh penipu asal Amerika, melakukan serangkaian tindakan kriminal atas iming-iming janji yang menyesatkan.
- Kings of the Road 1976 – Road movie reflektif tentang dua pria yang menyusuri bioskop tua di perbatasan Jerman, sambil menyelami perubahan zaman dan rasa kesepian.
- Alice in the Cities 1974 – Salah satu karya awal Wenders yang menyentuh, tentang Philip, seorang pria yang bertugas menjemput seorang gadis kecil bernama Alice dalam perjalanan melintasi Jerman setelah ibu Alice menghilang.
Refleksi dan Proyeksi
Lewat sepuluh film ini terlihat bagaimana Wenders mempertahankan ciri khasnya dalam menggabungkan keindahan visual, eksistensialisme, dan nuansa kemanusiaan. Mulai dari dokumenter, road movie, hingga fantasi romantis, karya-karyanya sering jadi cerminan tentang waktu, identitas dan kehilangan.
Menjelang Berlinale 2026, publik film internasional dapat menyaksikan bagaimana pengalaman panjangnya akan mempengaruhi pilihan-pilihan dalam kompetisi. Karya-karya seperti ini dapat menjadi tolok ukur dalam mengukur standar estetika dan tema yang diberi penghargaan.