Lampu Jembatan Merah Youtefa Padam Setelah Kabel Dicuri
Puluhan meter kabel listrik di Jembatan Merah Youtefa dicuri, menyebabkan lampu penerangan padam dan menimbulkan risiko keselamatan.
Pencurian Kabel Picu Lampu Penerangan Padam
JAYAPURA – Lampu penerangan di Jembatan Merah Youtefa mendadak padam akibat pencurian kabel listrik. Kejadian ini terungkap setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Papua melakukan penyelidikan atas padamnya lampu di jembatan yang diresmikan pada 28 Oktober 2019 tersebut.
Kerugian Material dan Resiko Keamanan
Menurut Zuananda Azami, Pejabat Pembuat Komitmen PPK BPJN Jayapura, sekitar 60–70 meter kabel telah dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kabel tersebut merupakan jalur dari panel utama menuju lampu-lampu penerangan di jembatan. Ia memperkirakan harga kabel senilai sekitar Rp 350.000 per meter.
Dampak dan Tindakan yang Diambil
Kondisi kegelapan di jembatan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan dan mana-potensi tindak kriminal. Insiden ini terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026, dan BPJN segera melaporkannya ke pihak kepolisian pada Sabtu, 14 Januari, dengan harapan ada efek jera kepada pelaku.
Upaya Pencegahan dan Peristiwa Sejenis Sebelumnya
Zuananda juga menyebut bahwa kasus serupa pernah terjadi di tempat yang sama tahun 2025, namun pelaku belum ditemukan. Pelaku sering beraksi di malam hari atau saat suasana sepi. Area-target pencurian berada di luar jangkauan kamera pemantau CCTV, sehingga sulit terdeteksi. Sebagai antisipasi, BPJN berencana menambah jumlah CCTV di titik-titik rawan.