Mendagri dan Menteri PKP Mulai Bangun Hunian Tetap Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Pemerintah pusat dan daerah resmi mulai pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Pemerintah Mulai Pembangunan Hunian Tetap di Tapanuli Tengah
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman PKP Maruarar Sirait telah memulai pembangunan hunian tetap huntap bagi korban bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Groundbreaking dilakukan pada Asrama Haji setempat sebagai simbol dimulainya proses pemulihan pasca bencana.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Tito menyampaikan bahwa sejak awal terjadinya bencana, pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat bergerak bersama dalam memberikan bantuan. Kerusakan yang terjadi bervariasi: dari ringan, sedang, hingga berat atau hilang sama sekali. Data akurat melalui pendataan telah menjadi dasar bantuan agar sampai sesuai kebutuhan.
Jenis Bantuan Berdasarkan Tingkat Kerusakan
Rumah dengan kerusakan ringan dan sedang akan diperbaiki melalui bantuan pembiayaan. Untuk rumah yang rusak berat atau hilang akan difasilitasi hunian sementara huntara dan hunian tetap huntap.
Target dan Sebaran Hunian Tetap Tahap Pertama
Pemerintah menargetkan pembangunan 2.600 unit huntap pada tahap pertama. Sebarannya: 1.000 unit di Aceh, 1.000 unit di Sumatera Utara, dan 600 unit di Sumatera Barat. Untuk Tapanuli Tengah sendiri, pembangunan huntap merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca bencana secara masif dan kolaboratif lintas sektor.
Harapan dan Dukungan Aktif
Dengan adanya huntap ini, pemerintah berharap para korban bencana dapat segera bangkit, hidup lebih layak, serta memiliki hunian yang aman dan berkelanjutan. Dukungan anggaran serta partisipasi masyarakat dianggap penting agar proses pemulihan berlangsung cepat dan berdampak luas.
Kehadiran Pihak Terkait
Prosesi groundbreaking dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri PKP, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, dan masyarakat calon penerima huntap.