Per Mertesacker Akan Tinggalkan Arsenal Akhir Musim untuk Tantangan Baru
Kepala Akademi Arsenal, Per Mertesacker, mengonfirmasi kepergiannya dari klub di akhir musim demi mengejar peluang lebih tinggi dalam karier.
Keputusan Meninggalkan Setelah Lebih dari Enam Tahun
Per Mertesacker resmi mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan jabatan sebagai Kepala Akademi Arsenal pada akhir musim kompetisi ini. Ia mengakhiri hubungan profesionalnya yang telah terjalin sejak 2018, setelah memutuskan pensiun sebagai pemain dan langsung menerima posisi kependidikan di sektor pengembangan pemain muda di klub asal London Utara tersebut.
Kontribusi dan Talenta yang Dihasilkan Akademi
Selama masa kepemimpinannya lebih dari enam tahun, Mertesacker memainkan peranan penting dalam melahirkan dan mempromosikan sejumlah talenta akademi ke skuad utama Arsenal. Nama-nama seperti Bukayo Saka, Ethan Nwaneri, Max Dowman, dan Myles Lewis-Skelly adalah sebagian dari lulusan akademi yang dibantu berkembang di bawah arahannya.
Alasan & Harapan Menuju Peran Baru
Dalam pernyataannya, Mertesacker menyebut bahwa keputusan ini bukanlah hal sepele. Ia menyiratkan bahwa Arsenal memiliki tempat yang istimewa dalam kariernya dan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru dan memperluas peran di dunia sepak bola.
Meski keputusannya sudah final per musim panas mendatang, hubungan Mertesacker dengan klub tetap harmonis. Ia berkomitmen menyelesaikan musim ini dengan fokus, dan terus membina pemain muda sekaligus memastikan transisi kepemimpinan di akademi berjalan lancar hingga hari terakhirnya.
Konteks Tambahan dan Tantangan Akademi
Walaupun akademi Arsenal telah sukses menghasilkan beberapa pemain berbakat, musim ini mereka menghadapi hasil mengecewakan di ajang UEFA Youth League. Tim akademi hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan dan finis di peringkat ke-33, jauh dari harapan awal sebagai pembinaan pemain muda.
Selain itu, klub sedang menjalankan pembenahan besar-besaran dalam aktivitas akademi, termasuk perekrutan pemain muda asing. Arsenal telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Edwin dan Holger Quintero serta Victor Ozhianvuna, yang akan bergabung saat mencapai usia 18 tahun.
Respon Klub dan Rencana Pengganti
Chief Executive Officer Arsenal, Richard Garlick, menyatakan bahwa klub mendukung keputusan Mertesacker dan berterima kasih atas kontribusinya. Menurut Garlick, nilai-nilai Arsenal sangat tercermin dalam kepemimpinan Mertesacker yang menginspirasi pelatih, staf, serta pemain muda.
Arsenal memastikan bahwa Mertesacker akan tetap menjalankan tanggung jawabnya hingga akhir musim. Sambil itu, klub sedang merumuskan rencana pengganti yang matang agar keberlangsungan pengembangan akademi tetap terjaga.