Teknologi

Meta Rencanakan PHK Besar-besaran di Divisi Reality Labs Metaverse

Meta akan memberhentikan hingga 1.500 karyawan di divisi Reality Labs untuk memangkas kerugian dan mengalihkan fokus ke kecerdasan buatan

Meta akan memberhentikan hingga 1.500 karyawan di divisi Reality Labs untuk memangkas kerugian dan mengalihkan fokus ke kecerdasan buatan

Fokus Restrukturisasi: Reality Labs Menjadi Target Pemangkasan

Meta Platforms Inc tengah merencanakan pemutusan hubungan kerja PHK secara besar-besaran di divisi Reality Labs, yaitu unit yang bertanggung jawab atas pengembangan produk terkait metaverse dan realitas virtual. Sebanyak sekitar 10% dari total karyawan di divisi itu diperkirakan akan kehilangan pekerjaannya. Dengan jumlah personel lebih kurang 15.000 orang, angka ini mencerminkan kemungkinan hingga 1.500 karyawan terkena PHK.

Dampak Terhadap Kinerja dan Prioritas Perusahaan

Meskipun PHK di Reality Labs menyasar ratusan hingga ribuan karyawan, langkah ini masih dianggap melibatkan bagian kecil dari keseluruhan tenaga kerja Meta yang mencapai sekitar 78.000 orang. Namun fokus utama akan bergeser: pengembangan headset realitas virtual dan media sosial berbasis VR akan terkena dampak paling besar dalam pemangkasan ini.

Motivasi dan Alasan di Balik Keputusan

Divisi Reality Labs terus mencatat kerugian yang signifikan. Pada kuartal terakhir, volume penjualan hanya sebesar USD 470 juta, sedangkan kerugian mencapai USD 4,4 miliar. Sejak 2020, total kerugian mencapai angka fantastis sekitar USD 70 miliar. Kinerja keuangan yang memburuk ini mendorong Meta untuk memprioritaskan sumber daya ke bidang yang dianggap memiliki prospek lebih baik, terutama kecerdasan buatan.

Reaksi Internal dan Langkah Ke Depan

CEO Mark Zuckerberg memerintahkan adanya pemangkasan anggaran yang signifikan untuk proyek metaverse pada tahun 2026. Sebaliknya, Meta mengucurkan dana besar untuk riset kecerdasan buatan dan memperkuat unit seperti TBD Lab yang bertugas mengembangkan sistem AI mutakhir.

Agenda Pertemuan dan Pengumuman Resmi

Andrew Bosworth, Chief Technology Officer yang mengawasi Reality Labs, dijadwalkan menggelar pertemuan langsung dengan karyawan pada hari Rabu berikutnya—setelah berita ini diumumkan—menyebut pertemuan tersebut sebagai yang terpenting dalam tahun ini. Namun detail lebih lanjut mengenai pelaksanaan PHK belum diungkap secara publik.

Sejarah dan Perbandingan Dengan Proyek Metaverse

Metaverse, sejak awalnya menjadi proyek unggulan CEO Zuckerberg, telah mengalami beberapa langkah strategis, termasuk akuisisi Oculus pada 2014 dan perubahan nama perusahaan menjadi Meta pada tahun 2021 sebagai komitmen terhadap visi digital masa depan. Namun, pembangunan ekosistem virtual ini ternyata disertai kerugian finansial yang terus berlangsung, mendorong perusahaan melakukan evaluasi serius terhadap arah investasi di metaverse.