Universitas Tarumanagara Kirim Tim Medis Bantu Korban Bencana di Sumatera Barat
Untar mengerahkan 10 relawan medis dari FK Untar untuk layanan kesehatan dan psikososial bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera Barat.
Latar Belakang dan Tujuan Penugasan
Universitas Tarumanagara Untar secara aktif berpartisipasi dalam aksi tanggap darurat bencana melalui pengiriman tim medis dari Fakultas Kedokteran ke wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat. Penugasan ini merupakan bagian dari Program Tanggap Darurat Bencana, yang juga mencakup wilayah Aceh dan Sumatera Utara, serta tindak lanjut atas arahan Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Kemendiktisaintek. Inisiatif ini bertujuan untuk memberi layanan kesehatan dan dukungan psikosial kepada masyarakat yang mengalami dampak akibat banjir.
Komposisi dan Lokasi Penugasan Tim Medis
Tim FK Untar terdiri dari 10 relawan, yang meliputi tiga dosen, dokter muda alumni, dan peserta kepaniteraan. Mereka ditempatkan di beberapa daerah terdampak dalam Kabupaten Agam dan sekitar wilayah tersebut di Sumatera Barat. Penugasan dilaksanakan sebagai respons nyata atas kebutuhan layanan kesehatan di lapangan, sesuai kriteria daerah terdampak dan arahan instansi terkait.
Ragam Pelayanan dan Metode Pelaksanaan
Dalam operasionalnya, tim medis Untar menyediakan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, serta konsultasi medis. Mereka juga memberikan edukasi kesehatan mengenai pencegahan penyakit dan kebersihan di situasi pascabencana. Selain untuk fisik, aspek psikososial mendapat perhatian melalui pendampingan dan komunikasi empatik, dengan tujuan membantu masyarakat mengolah stres dan trauma akibat bencana.
Koordinasi dan Dukungan Pelaksanaannya
Tim Untar bekerja sama dengan dinas kesehatan lokal, posko perguruan tinggi setempat, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi bantuan logistik medis dan nonmedis sebagai pelengkap kebutuhan masyarakat pascabencana. Semua kegiatan dikawal agar pelaksanaan respons sesuai kebutuhan dan distribusi bantuan tepat sasaran.
Pernyataan Pimpinan dan Filosofi Perguruan Tinggi
Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, menyatakan bahwa pengiriman tim medis ini bertujuan meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan setelah bencana. Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Noer Saelan Tadjoedin, Sp.KJ., menekankan pentingnya pelayanan kesehatan mental agar masyarakat dapat membangun kembali ketahanan dan rasa aman. Ketua tim medis, Dr. dr. Shirly Gunawan, Sp.FK., menambahkan bahwa kontribusi ini merupakan wujud implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Harapan dan Implikasi Ke Depan
Lewat kehadiran di lokasi terdampak bencana, Untar berharap terwujud manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan fisik maupun psikologis. Aktivitas ini juga diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi sebagai bagian integral dari jaringan nasional dalam mitigasi dan respons bencana, serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.