Teknologi

Perkembangan ‘Super Flu’ di AS Semakin Memburuk

Laporan mingguan CDC menunjukkan lonjakan signifikan kasus, rawat inap, dan wilayah terdampak influenza A(H3N2) subklade K di AS.

Laporan mingguan CDC menunjukkan lonjakan signifikan kasus, rawat inap, dan wilayah terdampak influenza A(H3N2) subklade K di AS.

Peningkatan Laju Kematian dan Kasus Influenza

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat CDC melaporkan bahwa jumlah kematian akibat influenza AH3N2 subclade K, yang dijuluki “super flu”, telah meningkat tajam. Pada 5 Januari 2026, tercatat sekitar 5.000 kematian, naik dari sekitar 3.100 kematian dalam laporan sebelumnya. Peningkatan ini menandai kondisi darurat dalam penyebaran virus.

Lonjakan Pasien Dirawat di Rumah Sakit dan Kasus Rawat Jalan

Dalam periode antara 30 Desember 2025 dan 5 Januari 2026, jumlah pasien influenza yang dirawat inap di rumah sakit meningkat dari 19.053 menjadi 33.301 pasien per minggu. Selain itu, kasus rawat jalan juga mengalami kenaikan mingguan sebesar 8,2% dalam rentang waktu yang sama.

Penyebaran Geografis yang Meluas

Pada 27 Desember 2025, terdapat 37 yurisdiksi di Amerika Serikat yang dikategorikan memiliki tingkat influenza tinggi hingga sangat tinggi. Namun, data terbaru per 5 Januari 2026 menunjukkan bahwa jumlah yurisdiksi tersebut meningkat menjadi 48 wilayah, menunjukkan perluasan yang signifikan.

Skala Keparahan Musim Influenza 2025-2026

CDC memperkirakan bahwa musim influenza tahun 2025-2026 di AS dapat mencapai scale “moderately severe”. Proyeksi menyebutkan adanya sekitar 11 juta kasus infeksi influenza dan 120.000 pasien yang akan dirawat di rumah sakit. Proyeksi ini didasari pada tren kenaikan infeksi yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

Peringatan Pakar dan Harapan terhadap Pelaporan Surveilans

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, menyebut bahwa data CDC menunjukkan lima indikator perburukan: kematian, rawat inap, kasus di layanan rawat jalan, penyebaran geografis, serta perkiraan beban penyakit. Ia juga menekankan pentingnya laporan surveilans mingguan berbagai penyakit, seperti yang dilakukan CDC, agar dapat memperkirakan dan menanggulangi potensi dampak kesehatan masyarakat secara tepat.