Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Persiapan Administratif
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik PSEL di Tempat Pembuangan Akhir Sampah TPAS Galuga, Cibungbulang, Bogor resmi memasuki tahap lelang melalui proses pengadaan barang dan jasa PBJ dengan platform Danantara. Perihal administratif proyek disebutkan telah relatif lengkap, namun masih diperlukan kajian teknis dan sosial-lingkungan yang mendetail sebelum eksekusi dimulai.
Aspek Lokasi dan Kesiapan Infrastruktur
Lokasi proyek seluas lebih dari lima hektare yang disediakan antar pemerintah daerah sudah kritis karena berada di hulu DAS Cisadane, Pesanggrahan, dan Ciliwung—wilayah sungai yang penting bagi Jakarta dan sekitarnya. Pemeriksaan lokasi meliputi topografi tanah, kedekatan sungai, hingga akses jalan untuk memastikan pelaksanaan proyek tidak terganggu hambatan teknis atau dampak lingkungan. Semua aspek dinilai dengan pertimbangan AMDAL sebagai bagian dari persyaratan kepatuhan dan mitigasi risiko sosial-lingkungan. Selain Galuga, Pemkot Bogor dinilai sudah mengalami peningkatan kualitas pengelolaan sampah, dan Pemkab Bogor dituntut turut memperkuat kapasitas sistem penanganannya. Persoalan sampah dinilai darurat karena Kota dan Kabupaten Bogor menghasilkan hampir 4.000 ton sampah per hari.
Jadwal dan Target Pelaksanaan
Groundbreaking proyek ditargetkan berlangsung pada awal 2026—diperkirakan sekitar Januari atau Februari. Setelah itu, operasional penuh dari fasilitas waste-to-energy baru akan tersedia dalam jangka waktu sekitar dua tahun sejak tahap pengerjaan dimulai. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa langkah ini penting sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah penumpukan sampah di Bogor dan mencegah dampak lingkungan ke daerah hilir, termasuk Jakarta dan sekitarnya.
Pengawasan dan Dukungan Pemerintah Daerah
Peninjauan langsung proyek dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup bersama Wali Kota Bogor dan Wakil Bupati Bogor untuk melihat kesiapan fisik dan administratif lokasi. Hanif menekankan pentingnya kolaborasi antara kota dan kabupaten serta koordinasi lintas daerah agar proyek berjalan sinergis dan merata manfaatnya. Pemerintah daerah dituntut memastikan persediaan lahan lebih dari lima hektare dan dukungan infrastruktur jalan serta lingkungan lainnya tersedia secara memadai.
Fakta Tambahan dan Data Kunci
• Lokasi proyek: TPAS Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. • Luas lahan: lebih dari 5 hektare. • Produksi sampah lokal: hampir 4.000 ton per hari gabungan Kota dan Kabupaten Bogor. • Perencanaan administratif: tahap klarifikasi dalam PBJ melalui Danantara sudah berjalan; kajian lingkungan dan sosial diutamakan sejak awal. • Target groundbreaking sekitar Januari atau Februari 2026; operasional penuh diharapkan dapat dicapai dalam sekitar dua tahun sejak pembangunan.