Bisnis

Stimulus Transportasi Nataru: Diskon Tiket KA 30%, Sudah Dinikmati oleh Lebih dari 1 Juta Orang

Tiket kereta api didiskon 30% selama periode Natal dan Tahun Baru, realisasi anggaran mencapai 83,36% dan lebih dari satu juta penumpang telah menikmati stimulus ini.

Tiket kereta api didiskon 30% selama periode Natal dan Tahun Baru, realisasi anggaran mencapai 83,36% dan lebih dari satu juta penumpang telah menikmati stimulus ini.

Pemerintah Luncurkan Diskon 30% untuk Tiket Kereta Api selama Masa Libur Nataru

Untuk mendongkrak aktivitas ekonomi selama masa libur Natal dan Tahun Baru Nataru 2025/2026, pemerintah menerapkan kebijakan stimulus transportasi. Salah satu insentif yang dihadirkan adalah potongan harga tiket kereta api sebesar 30% pada periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Kebijakan ini telah dimanfaatkan oleh 1.093.231 orang hingga tanggal 26 Desember, sementara anggaran stimulus untuk sektor KA sudah terealisasi sebesar 83,36%.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan angka tersebut dalam konferensi pers di Jakarta. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi agar masyarakat lebih terdorong menggunakan uangnya dan turut menggerakkan roda ekonomi.

Stimulus Maritim: Diskon 20% dan Penumpang Target

Di sektor maritim, pemerintah menetapkan diskon tiket sebesar 20% sekalius targetkan 405.881 penumpang. Anggaran untuk stimulus maritim ditetapkan sebesar Rp 24,8 triliun. Sampai dengan 26 Desember 2025, realisasi stimulus maritim telah mencapai 67,4%, dengan jumlah pengguna sebanyak 273.674 orang berlayar menggunakan kapal yang difasilitasi pemerintah.

Penyeberangan Laut ASDP dan Transportasi Udara

Stimulus juga berlaku bagi layanan penyeberangan laut yang dijalankan oleh PT ASDP Indonesia Ferry, dimana diskon tiket dinaikkan menjadi 19%. Namun, realisasinya masih relatif rendah, yakni sekitar 18% per 26 Desember 2025, dengan jumlah pengguna 235.556 penumpang dan 89.982 unit kendaraan yang memanfaatkan fasilitas ini.
Sementara itu, sektor transportasi udara juga memperoleh stimulus berupa diskon tiket sebesar 13–14%, dengan estimasi jumlah penumpang mencapai 3.598.590 orang. Meski begitu, Airlangga tidak merinci sejauh mana realisasi anggaran di sektor penerbangan.

Tujuan dan Manfaat Stimulus Transportasi

Pemerintah berharap program stimulus transportasi ini tidak hanya meringankan beban warga yang melakukan perjalanan selama libur akhir tahun, tetapi juga mempercepat laju konsumsi dan menjaga sirkulasi ekonomi. Perlindungan terhadap sektor transportasi sebagai bagian dari infrastruktur mobilitas juga dimaksudkan agar daya saing dan kekuatan ekonomi dalam negeri tetap terjaga di tengah permintaan yang meningkat. Pencapaian realisasi yang tinggi di sektor KA dan maritim menjadi indikasi bahwa stimulus ini berhasil menarik minat masyarakat dan bergerak mendekati target yang diharapkan.