Bisnis

Sukses Panen Padi 8 Ton per Hektar, Petani Cianjur Raih Satyalancana Wira Karya

Aseng dari Kelompok Tani Ciraden, Cianjur, diganjar penghargaan negara setelah tercapai panen padi 8 ton per hektar berkat benih unggul dan dukungan pemerintah.

Aseng dari Kelompok Tani Ciraden, Cianjur, diganjar penghargaan negara setelah tercapai panen padi 8 ton per hektar berkat benih unggul dan dukungan pemerintah.

Penghargaan Satyalancana Wira Karya untuk Prestasi Tanam Padi di Cianjur

Pada momen Panen Raya dan deklarasi Swasembada Pangan di Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hari Rabu, 7 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada sejumlah petani berprestasi di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah Aseng, anggota Kelompok Tani Ciraden dari Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, yang menerima Satyalancana Wira Karya atas dedikasinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penghargaan ini merupakan pengakuan negara terhadap usaha petani, penyuluh, dan pihak terkait lainnya yang memiliki peran penting dalam produksi pangan masyarakat.

Panen Jumlah Tinggi Berkat Benih Unggul dan Pendampingan

Aseng mengelola lahan seluas sekitar 15 hektare bersama kelompoknya. Dengan dukungan penyuluh pertanian dan pasokan benih unggul Pajajaran dari pemerintah, produktivitas padi meningkat signifikan dari sekitar 6,5 ton menjadi 8 ton per hektare. Kontribusi benih unggul dan pendampingan intensif dari pengelola lapangan menjadi kunci keberhasilan ini.

Manfaat Kebijakan Pemerintah terhadap Kesejahteraan Petani

Aseng juga menyampaikan apresiasi terhadap beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai telah sangat membantu petani. Di antaranya adalah program lumbung padi, subsidi pupuk yang menurunkan harga hingga sekitar 20 persen, dan harga jual gabah yang dianggap menguntungkan. Kondisi tersebut membawa dampak positif terhadap kesejahteraan para petani, terutama di masa panen raya.

Harapan Regenerasi dan Dukungan Berkelanjutan

Meski lahan pribadi yang dimiliki Aseng tergolong kecil, hanya sekitar 500 meter persegi, semangat dan optimisme terhadap pertanian tetap tinggi. Ia berharap adanya perhatian khusus agar generasi muda mau terjun ke sektor pertanian, supaya keberlanjutan ketahanan pangan dapat terjaga.

Penghargaan Satyalancana Wira Karya bagi Tokoh Pendukung Ketahanan Pangan

Selain Aseng, sejumlah tokoh dari berbagai daerah dan lintas sektor turut mendapatkan penghargaan Satyalancana Wira Karya. Di antara mereka adalah Mohammad Naudi Nurdika, Setyo Wahono, Aep Syaepuloh, Toni Kasmiri, Yugi Bayu Hendarto, Andhi Ardana Valeriandra Putra, Dili Eko Setyawan, Don Muzakir, Mugi Raharjo, dan Nurul Hadi dari Kabupaten Indramayu. Penghargaan ini merupakan tanda kehormatan Republik Indonesia bagi mereka yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional dan menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.