Tourism

Taman Sriwedari Solo: Destinasi Ramah Anak dan Bernilai Budaya untuk Akhir Tahun

Taman Sriwedari Surakarta menawarkan kombinasi hiburan, edukasi, dan kebudayaan, ideal untuk liburan keluarga.

Taman Sriwedari Surakarta menawarkan kombinasi hiburan, edukasi, dan kebudayaan, ideal untuk liburan keluarga.

Sekilas tentang Taman Sriwedari

Taman Sriwedari terletak di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 275, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Lokasinya sangat strategis dan mudah diakses, termasuk dari Stasiun Purwosari. Taman ini bukan hanya ruang publik biasa, melainkan lokasi dengan nilai sejarah tinggi, kesenian yang berkembang, dan suasana yang ramah untuk seluruh anggota keluarga.

Sejarah dan Latar Budaya

Awalnya dibangun pada awal abad ke-20, taman ini dirancang oleh Pakubuwono X sebagai kebun istana sekaligus tempat rekreasi keluarga kerajaan. Namanya—Sriwedari—terinspirasi dari kata Jawa “Sri” berarti elok, dan “Wedari” bermakna taman bunga. Fungsi awalnya sebagai tempat istirahat berkembang menjadi pusat kebudayaan, termasuk tempat penyelenggaraan Wayang Orang dan pertunjukan tradisional lainnya.

Daya Tarik Ramah Anak dan Keluarga

Berbagai fasilitas yang cocok untuk anak bisa ditemukan di Taman Sriwedari. Misalnya, taman bermain, gazebo, serta area luas untuk berlari dan bermain. Daya tarik unik lainnya adalah rusa yang dibiarkan berkeliaran bebas, wisatawan dapat berinteraksi langsung seperti memberi makan dan berfoto bersama.

Pertunjukan Seni dan Kebudayaan

Gedung Wayang Orang GWO adalah pusat kegiatan kesenian di kompleks ini. Di gedung itulah pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan wayang secara rutin, biasanya pada hari Selasa hingga Sabtu mulai pukul 20.00 hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Kisah yang ditampilkan diambil dari tradisi epik seperti Ramayana dan Mahabharata.

Waktu Kunjungan dan Harga Tiket

Taman Sriwedari buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, sementara Gedung Wayang Orang beroperasi malam hari sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Harga tiket masuk taman dialihkan sebagai free, tetapi biaya masuk ke pertunjukan di GWO adalah sekitar Rp 3.000 per orang.

Kuliner, Fasilitas, dan Akses Transportasi

Area sekitar taman menyediakan berbagai warung kuliner lokal, dari masakan tradisional Solo hingga makanan ringan anak-anak. Fasilitas penunjang seperti toilet, tempat duduk, gazebo, spot-spot foto, serta lahan parkir juga telah tersedia. Akses ke taman juga mudah baik menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum.

Tips Mengunjungi Akhir Tahun

1. Waktu kunjungan terbaik adalah sore hingga malam hari agar bisa menyaksikan pertunjukan seni dan menikmati suasana kota yang semakin hidup.
2. Gunakan pakaian yang nyaman dan bawa perlengkapan anak bila diperlukan, seperti topi dan air minum.
3. Pastikan mengetahui jadwal pertunjukan Wayang Orang sebelumnya karena bisa berubah tergantung hari atau acara khusus.
4. Jika membawa kendaraan, beri alokasi waktu untuk parkir, terutama saat akhir pekan atau hari libur.
5. Manfaatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner khas Solo di sekitar taman sebagai bagian dari keseluruhan pengalaman liburan keluarga.