Hidangan

Supeltas Dinilai Efektif Membantu Pengaturan Lalin di Puncak Bogor selama Libur Isra Miraj 2026

Polres Bogor memberdayakan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) bersama strategi rekayasa lalu lintas dalam mengurai kepadatan di kawasan Puncak Bogor pada libur panjang Isra Miraj.

Polres Bogor memberdayakan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) bersama strategi rekayasa lalu lintas dalam mengurai kepadatan di kawasan Puncak Bogor pada libur panjang Isra Miraj.

Penggunaan Supeltas dalam Pengaturan Lalu Lintas Libur Isra Miraj

Polres Bogor kembali memberdayakan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Supeltas untuk membantu penataan arus kendaraan di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, pada libur panjang Isra Miraj yang berlangsung dari Jumat hingga Minggu. Inisiatif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak.

Jumlah dan Perlindungan Supeltas

Sebanyak 60 orang Supeltas diturunkan untuk bertugas di titik-titik rawan kemacetan, termasuk jalur alternatif kawasan Puncak. Supeltas dilengkapi jas hujan sebagai antisipasi cuaca hujan deras di kawasan tersebut.

Rekayasa Lalu Lintas dan Sistem yang Diterapkan

Untuk meredakan antrean kendaraan, Polres Bogor menerapkan beberapa skema rekayasa lalu lintas, seperti sistem ganjil-genap dan one way dari arah Jakarta menuju Puncak bila kepadatan melebihi kapasitas jalan. Ganjil-genap diberlakukan mulai pukul 17.00 WIB Kamis sore, akan dilanjutkan ke pagi hari Jumat hingga Minggu jika diperlukan.

Indikasi Efektivitas dan Harapan Petugas

Menurut Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, strategi pemberdayaan Supeltas dan penerapan rekayasa lalu lintas dinilai memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan di Puncak. Meskipun belum disampaikan data resmi secara kuantitatif, pengaturan di titik-titik yang sering mengalami kemacetan melaporkan kondisi lebih terkendali.

Imbauan Kepada Masyarakat

Polres Bogor mengimbau pengendara agar mempersiapkan perjalanan sejak awal, memperhatikan kondisi kendaraan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengendara roda dua disarankan lebih berhati-hati karena curah hujan cukup tinggi yang dapat memicu risiko di sejumlah titik rawan.