Politik

Pemkot Kediri Siapkan Total Hadiah Rp114 Juta untuk Gerak Jalan Napak Tilas Kediri–Bajulan

Event napak tilas kembali digelar oleh Pemkot Kediri pada 20 Desember 2025 dengan hadiah total Rp114 juta dan grand prize sepeda motor.

Event napak tilas kembali digelar oleh Pemkot Kediri pada 20 Desember 2025 dengan hadiah total Rp114 juta dan grand prize sepeda motor.

Latar Belakang dan Tujuan Acara

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Disbudparpora akan menyelenggarakan kembali Gerak Jalan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman pada hari Sabtu, 20 Desember 2025. Acara ini dihidupkan setelah sekitar 16 tahun vakum, dengan tujuan menumbuhkan patriotisme, mengedukasi sejarah, dan memperkuat persatuan masyarakat, khususnya generasi muda.

Rute dan Waktu Pelaksanaan

Kegiatan akan menempuh jalur sejarah dari Balai Kota Kediri menuju Dusun Magersari, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, lereng Gunung Wilis. Start gerak jalan dijadwalkan pukul 06.00 WIB dan acara puncak akan berlangsung sekitar pukul 14.00–16.00 WIB di lokasi finish.

Kategori, Peserta, dan Pendaftaran

Peserta dibuka untuk usia 13–60 tahun, meliputi pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, instansi pemerintah, TNI/Polri, BUMN/BUMD, dan masyarakat umum. Bisa mengikuti kategori perorangan dan beregu. Pendaftaran dibuka sejak 2 Desember hingga 15 Desember 2025 secara daring melalui link resmi dan langsung di kantor Disbudparpora pada 12–13 Desember mulai pukul 08.00 WIB.

Hadiah dan Grand Prize

Pemerintah Kota Kediri menyiapkan total hadiah sebesar Rp114 juta yang akan dibagikan dalam beberapa kategori, termasuk perorangan dan beregu. Selain uang tunai, dua unit sepeda motor disediakan sebagai hadiah undian grand prize.

Sistem Validasi, Pos Pemeriksaan, dan Hadiah Tambahan

Peserta diwajibkan melewati tujuh pos strategis sepanjang rute—mulai dari Balai Kota Kediri hingga Desa Bajulan. Setiap pos menyediakan layanan kesehatan, evakuasi, dan pengamanan peserta. Peserta yang mencapai finis dengan lengkap stempel di ketujuh pos dan menjadi bagian dari 1.000 finisher pertama akan berhak atas medali, uang hadiah, serta kupon undian grand prize. Sedangkan yang tidak termasuk dalam 1.000 finisher pertama tetap mendapat e-sertifikat dan door prize.

Pesan Penyelenggara

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priambodo, menggarisbawahi bahwa meskipun hadiah menarik, fokus utama kegiatan bukan pada kompetisi materiil, melainkan penanaman nilai perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air. Komunitas dan kelompok dari luar kota sangat tertarik bergabung, bahkan menyarankan agar kuota peserta diperluas. Disbudparpora dan Dinas Kominfo Kota Kediri juga telah mengoptimalkan publikasi dan sosialisasi agar acara ini dikenal luas.