Olahraga

Xabi Alonso Terancam Dipecat dari Real Madrid: Tanda, Penyebab, dan Pengganti Potensial

Situasi di Real Madrid makin memanas seiring kekalahan beruntun dan tekanan internal terhadap Xabi Alonso.

Situasi di Real Madrid makin memanas seiring kekalahan beruntun dan tekanan internal terhadap Xabi Alonso.

Tekanan Memuncak Usai Kekalahan Beruntun

Xabi Alonso menghadapi tekanan besar di kursi pelatih Real Madrid setelah dua kekalahan beruntun di Estadio Santiago Bernabéu. Kalah 0-2 dari Celta Vigo dan 1-2 dari Manchester City meningkatkan kekhawatiran internal klub akan masa depan Alonso. Kedua kekalahan tersebut tidak hanya merusak performa tim dalam Liga Spanyol dan Liga Champions, tetapi juga membuka perdebatan soal konsistensi taktik dan kontrol ruang ganti.

Konsekuensi Pertandingan Melawan Manchester City

Pertandingan melawan Manchester City pada pertengahan pekan dianggap sebagai ujian krusial bagi Alonso. Los Blancos secara resmi menggunakan laga ini sebagai momen evaluasi untuk menilai apakah Alonso masih layak melanjutkan tugasnya. Kekalahan dari City meningkatkan peluang dia segera digantikan.

Ruang Ganti Terpecah dan Tekanan Pemain

Krisis tidak hanya terjadi di lapangan. Kepemimpinan Alonso dipertanyakan dalam internal tim. Beberapa media menyebut bahwa terdapat dua kubu di ruang ganti: satu mendukung sang pelatih dan lainnya menginginkan pergantian. Pemain seperti Vinícius Júnior, Jude Bellingham, Fede Valverde, Rodrygo Goes, Brahim Díaz, dan Endrick disebut-sebut berada di kubu yang menuntut perubahan.

Dukungan yang Masih Ada

Meski demikian, Alonso tidak sendirian. Sejumlah pemain senior tetap menyuarakan dukungan terhadapnya. Thibaut Courtois dan Kylian Mbappé adalah contoh figur yang masih percaya bahwa Alonso dapat membalikkan keadaan. Dukungan ini dianggap krusial, apalagi di tengah ketidakpastian yang tengah membayangi pelatih asal Spanyol ini.

Nama-nama Pengganti yang Digadang

Real Madrid disebut-sebut sudah menyiapkan beberapa opsi jika akhirnya memutuskan memecat Alonso. Di antara nama yang muncul adalah Álvaro Arbeloa, yang sekarang melatih tim Castilla, serta figur-figur besar seperti Zinedine Zidane dan Juergen Klopp. Arbeloa khususnya dianggap pilihan praktis karena paham kultur klub dan dapat menyesuaikan dirinya dengan fase regenerasi skuad.

Potensi Keputusan Akhir dan Proyeksi Jangka Panjang

Beberapa laporan dari media Spanyol menyebut bahwa sang pelatih sangat mungkin kehilangan posisinya pada Januari 2026 jika tidak ada perbaikan signifikan dalam hasil dan dinamika tim. Pertandingan melawan Deportivo Alavés salah satu yang disebut dapat menjadi titik balik sebelum keputusan resmi diambil.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, masa depan Xabi Alonso di Real Madrid berada di ujung tanduk. Kekalahan di dua laga penting, ruang ganti yang retak, dan desakan perubahan dari dalam serta luar klub membuat posisinya sulit. Bila tidak ada sinyal kuat pemulihan dalam laga-laga mendatang, kemungkinan besar manajemen akan mengambil langkah drastis sebelum memasuki tahun baru.